Mesin Diesel Common Rail Mati, Penyebab dan Solusinya

Ada dua jenis mesin diesel yang harus anda ketahui sampai saat ini yang pertama adalah diesel konvensional dan yang kedua common rail.

Apa perbedaanya, bedanya adalah pada sisitem oprasionalnya saja dimana yang konvensional bekerja dengan cara mekanikal dan sebaliknya yang common rail lebih praktis menggunakan sistem komputer.

Dua jenis mesin diesel ini sebenarnya dari sisi problem hampir sama dan sering di temui pada bengkel ganti oli, memang lebih spefisik untuk itu kami akan mencoba bahas mengenai engine susah hidup yang tentu saja akan membuat kalian kesel.

Oke langsung saja ya kita bahas beberapa masalah yang kerap terjadi pada mesin diesel yang susah sekali hidup dan bagaimana mengatasinya meskipun baru saja melakukan ganti oli mesin.

  1. Bahan Bakar Kerap Menjadi Masalah Utama

Banyak sekali gejala yang bisa anda jadikan acuan dalam mencari penyebab mobil diesel ini mati salah satunya adalah dari penggunaan solar yang salah tidak tepat.

Beberapa masalah pada solar sendiri sebenarnya datang dari pengepulnya yang bisa jadi nakal atau terjadi karena human error seperti solar yang sudah tercampur dengan air.

Kemudian masalah selanjutanya ada juga banyak oknum yang menjual solar oplosan dimana kadar solar asli sudah tidak murni lagi banyak bahan bahan lain yang digunakan mencampurnya seperti minyak tanah misalnya.

Kemudian anda jangan sampai keliru dalam pengisian BBM ketika menggunakan mesin diesel jenis apa saja termasuk comon real ini. Sampai pada jangan sampai kosong tabung bahan bakarnya tetap lakukan pengisian sebelum jarum menuju tanda merah.

  1. Priksa pada saluran pipa

Pada banyak kasus terjadi juga kerusakan pada saluran bahan bakar yang bisa jadi terlepas atau bocor, jadi sering melakukan ganti oli saja masih belum cukup.

Anda harus peka dalam menangkap kebocoran pada saluran bbm ini karena kalau dibiarkan akan berakibat sangat vatal. Jika ada kerusakan pada bagian ini tandanya sederhana torsi mobil anda akan terasa berat karena suplay bahan bakar ke mesin berkurang bahkan bisa jadi tidak bisa menyala sama sekali.

  1. Filter bahan bakar

Ini juga yang menjadi sebab umum jika mesin diesel common rail susah hidup. Adanya masalah pada filter yang bisa jadi tersumbat dimana bisa anda lihat pada bagian lampu mesin di kabin mobil anda.

Sama saja dengan point yang kedua jika ini kesumbat maka dampaknya tidak bisa menyala karena aliran bahan bakar ke dalam injektor tidak sampai secara penuh.

  1. Cek apakah ada masalah pada priming dan supply pump

Priming dan suplly pump pada mesin diesel coomon rail bekerja secara bersamaan dimana yang satu berfungsi sebagai penerima dan yang satunya menjadi penyedia.

Jika salah satu dari keduanya rusak, maka bisa berakibat pada kondisi mesin yang tidak bisa hidup. Bahan bakar yang sudah masuk dalam tank selanjutnya akan alihkan ke priming pump kemudian masuk ke bagian mesin.

Supply pump berfungsi sebagai penyedot bbm yang kemudian akan di alihkan ke fuel rail dan akan menghasilkan tekanan kemudian ke injektor sampai pada ruang mesin.

Ada juga masalah sepele sebenarnya dimana terjadi pada bagian common rail yang disebut dengan ruel rail kondisi kerusakan ini biasa ditandai dengan menyalanya lampu engine pada kabin.

  1. Masalah pada injektor

Kemudian pada bagian injektor yang kerap terjadi masalah mulai dari mampet, kalau ini biasanya sederhana sebabnya bisa jadi karena kotor dan saringan sudah tidak bisa memfilter lagi maka solusinya bersihkan dan ganti saringanya.

Nah ini yang menjadi pembeda mesin diesel common rail pada bagian ECUnya dimana dalam proses setingan anda juga harus perlu melakukan yang namanya registrasi ke ECU.

Caranya, pada bagian ijektor anda cek dan cari disana pasti ada ID yang nantinya bisa anda masukan kedalam ECU. Kalau tidak anda lakukan ini maka ECU tidak akan berfungsi.

Kesimpulan:

Selain masalah masalah diatas ada banyak lagi sebenarnya yang bisa anda jadikan indikasi dalam mencari masalah kenapa mesin diesel khususnya common rail ini mengalamai kerusakan atau susah menyala seperti masalah pada engine, kemudian sensor sederhanaya jika anda ragu dan belum paham maka pasrahkan saja sama bengkel.