Kenali Kegunaan Data Center Tier III untuk Transformasi Digital

Tier III data center merupakan jenis data center yang diperuntukkan untuk perusahaan berskala besar. Data center tingkat ini mempunyai tingkat down time yang sangat singkat. Lalu, apa kegunaan data center tier III untuk transformasi digital? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda. Simak baik-baik ya.

Manfaat Tier III Data Center dalam Transformasi Digital

Data center tier III merupakan data center yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latency di seluruh proses. Uniknya, banyak organisasi dan perusahaan yang telah menggunakan data center jenis tier 3 dalam lima tahun terakhir.

Walau begitu, penggunaaan tier III ini sudah memiliki dampak yang sangat besar. Bahkan, secara masif sudah memperbaiki tingkat kelincahan di mana organisasi bisa mengakses aplikasi dan data dengan lebih lancar dan dengan layanan yang selalu tersedia.

Perbedaan antara penggunaan tier III data center dengan yang selainnya sama halnya seperti membandingkan mobil sport dengan sedan. Keduanya memang berjalan cukup baik untuk melakukan pekerjaan, akan tetapi jika Anda perlu pergi ke sebuah tempat dengan durasi waktu secepat mungkin, maka mobil sport bisa menjadi pilihan terbaik bagi pekerjaan itu.

Meminjam pepatah barat, waktu adalah uang. Transformasi digital memiliki arti bahwa akan lebih banyak bisnis yang ingin memproses informasi secara real time. Nah, kecepatan ini bergantung pada tier data center yang digunakan. Jadi, penggunaan tier III data center dapat sangat mendukung pergerakan transformasi digital.

Tier III Diperuntukkan untuk Perusahaan Besar

Pengguna tier III data center ini biasanya merupakan perusahaan dengan skala besar. Sebagai pihak ketiga, perusahaan bertindak dalam menyediakan layanan pusat data bagi perusahaan lainnya. Hal ini dikarenakan sertifikasi pada tier I dan tier II dinilai kurang mumpuni dalam memenuhi berbagai kebutuhan sebagai penyedia layanan.

Tier III Memiliki Waktu Downtime yang Cukup Singkat

Waktu down time merupakan hal yang sangat berpengaruh bagi perusahaan, terlebih perusahaan skala besar. Satu detik saja terjadi down time, maka akan timbul kerugian yang cukup besar. Maka dari itu, waktu down time harus menjadi pertimbangan utama saat akan memilih layanan pusat data.

Sebagai salah satu ujung tombak penggerak transformasi digital, vendor pusat data yang mempunyai sertifikasi tier III bisa Anda andalkan karena pusat data mereka hanya mempunyain waktu down time kurang dari 2 jam dalam setahun. Atau lebih tepatnya, hanya 1,6 jam saja.

Jumlah ini tentunya jauh lebih kecil dibandingkan dengan down time yang dimiliki oleh tier 1 dan juga tier 2 yang bisa mencapai hingga 22 jam atau bahkan 29 jam lamanya. Jadi, penggunaan tier III bisa mengurangi kerugian perusahaan akibat down time.

Sistem Redundan yang Bisa Diandalkan

Walau tier 2 sudah mempunyai sistem redundan, namun sistem redundan pada data center dengan sertifikasi tier 3 sudah jauh lebih baik. Jika pusat data dengan sertifikasi tier 2 masih memiliki sistem redundan yang hanya berlaku sebagian, maka sistem redundan pada tier 3 sudah lebih kompleks.

Sistem redundan pada pusat data dengan sertifikasi tier 3 sudah memiliki sistem redundan yang lebih kompleks dan memungkinkan untuk menonaktifkan sistem, termasuk mekanik dan elektrik untuk tujuan maintenance. Jadi, bisa dibilang tier 3 sudah memiliki infrastruktur yang jauh lebih baik.

Nah, itu dia ulasan mengenai kegunaan data center tier III untuk transformasi digital. Bagi Anda yang sedang mencari layanan data center terbaik, Anda bisa menggunakan layanan data center dari Lintasarta. Lintasarta menyediakan solusi terbaik bagi kebutuhan perusahaan Anda akan data center. Yuk, gunakan jasa dari Lintasarta sekarang juga.