penyakit chorea

“Dilansir dari laman Honestdocs” Chorea adalah sebuah penyakit gangguan gerakan yang menyebabkan tubuh secara tidak disengaja dan tidak dapat terkendali. Gejala chorea dapat berkisar dari gerakan ringan, seperti gelisah, sehingga dapat membuat gerakan lengan dan kaki yang tidak terkontrol. Kondisi ini juga dapat berpengaruh pada sipengidap penyakit tersebut dari segi bicara, menelan, postur, dan gaya berjalan seseorang. Gejala penyakit chorea biasanya tergantung pada kondisi menjadi sebab. Gejala umum dari penyakit ini biasa kita sebut dengan “cengkraman milkmaid’s” dalam artian (kondisi ketika seseorang tidak dapat mengepalkan tangan mereka). Gerakan Chorea bisa cepat atau lambat. Seseorang mungkin akan tampak menggeliat kesakitan dan tidak dapat mengontrol tubuhnya. Akan tetapi seseorang dengan kondisi ini tidak memiliki otot tangan yang kuat dan akan meremas lalu melepaskan tangan mereka, seolah-olah sedang memerah susu. Gejala lain dari chorea adalah gerakan tanpa sengaja menjulurkan lidah. Chorea untuk kondisi ini biasanya melibatkan gerakan lengan dan kaki yang tidak normal, seperti mengangkat bahu, dan dorongan panggul. Kondisi ini juga bisa melibatkan gerakan wajah yang cepat dan tidak disengaja. Orang dengan bentuk chorea ini juga dapat menunjukkan dystonia. Kondisi ini ditandai dengan kontraksi otot involunter dari mulut dan wajah, seperti:

  • Bersendawa paksa
  • Keluarnya air liur yang berlebih
  • Menggigit bibir dan lidah
  • Gertakan gigi
  • Kesulitan berbicara atau berkomunikasi
  • Keluarnya suara yang tidak normal, seperti mendengus, bicara tidak jelas
  • Sydenham’s chorea lebih sering menyerang anak-anak dan remaja, dan diikuti oleh infeksi streptokokus. Kondisi ini juga dapat menjadi suatu komplikasi dari demam rematik. Jenis chorea ini terutama mempengaruhi bagian wajah, lengan, dan tangan.

Penyakit chorea termasuk kelainan saraf otot yang menyebabkan pergerakan tubuh yang tidak disadari dan diprediksi “dilansir dari laman klikdokter”. Chorea juga dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk makan. Kelainan ini berhubungan dengan gerak cepat dan tidak terkoordinasi, dan pada umumnya terjadi di bagian wajah, tangan, dan kaki. Gejala chorea sangat beragam, mulai dari gejala yang tergolong ringan hingga gejala yang cukup berat. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan penyakit chorea ini terjadi:

  • kelainan metabolik, seperti hipoglikemia.

kelainan dalam proses metabolisme tubuh. Metabolisme adalah proses penguraian nutrisi dari makanan menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketika seseorang mengalami gangguan metabolik, proses metabolisme di dalam tubuhnya terganggu, sehingga produksi energi yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh juga terganggu.

  • kehamilan, Bumil yang mungkin mengalami berbagai perubahan pada tubuh.
  • Diagnosis Chorea.
  • Chorea cukup sulit untuk didiagnosis. Hal ini disebabkan karena ada beberapa penyakit yang juga mirip dengan chorea. Untuk itu, dokter harus melakukan wawancara medis yang mendetail, terutama mengenai riwayat medis, yang mungkin berhubungan dengan chorea.
  • penyakit infeksi, seperti chorea Syndenham. Penyakit infeksi memang sangatlah rentan sekali. Oleh karena itu kita harus bisa menjaga tubuh agar tidak mudah terkena infeksi.
  • obat-obatan, seperti levodopa dan neuroleptics
  • AIDS, sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV;[1] atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).
  • penyakit genetik, seperti Huntington. kelainan genetik adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh kelainan oleh satu atau lebih gen yang menyebabkan sebuah kondisi fenotipe klinis.
  • penyakit imun, seperti SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

Sumber: Okeydoctors.com